Showing posts with label Fashion Show. Show all posts
Showing posts with label Fashion Show. Show all posts

Monday, February 8, 2016

Unearthing 'Treasure from the East'


Models showcase the latest creations by renowned designer Sebastian Gunawan in Jakarta to welcome the Chinese New Year. (Dimar Budi Adiprasetya, The Jakarta Post/Asia News Network)

Themed "Treasure from the East," designer Sebastian Gunawan, better known as Seba, presented 63 outfits to serve as an inspiration for the Chinese New Year.

While the festivity is associated with red and gold symbolizing luck and wealth, Seba chose to showcase other elements and colors that could also represent Chinese culture.

Sunday, February 7, 2016

Talk of the town: Galeries Lafyatte Goes Fashiontastic

 Pacific Place; Sudirman, Central Jakarta

As we reported last week, Galeries Lafayette Pacific Place has been partnering with Bank Mandiri to welcome the Chinese New Year with a fashion show and shopping event called Fashiontastic, running from Jan. 18 to Feb. 28.

Friday, February 5, 2016

Pesona Cheongsam Dalam Siluet Struktural & Motif Print dari Sebastian Gunawan

 
Jakarta, - Taman lampion di langit-langit dan gerbang besar bergaya China, desainer Sebastian Gunawan membawa penikmat mode masuk melihat 'harta karun' dari negeri timur lewat karya terbarunya untuk menyambut Tahun Baru China. Bukan hanya para tamu yang bergaya dengan cheongsam malam itu, namun juga model di runway yang membawakan 63 koleksi busana Seba terbaru di Thamrin Nine Ballroom, Jumat (29/1/2016) malam lalu.

Siluet bergaya cheongsam mendominasi rangkaian koleksi ini. Namun di tangan Seba, cheongsam klasik mendapat sentuhan lima elemen yang kental budaya Asia seperti kolaborasi warna hitam dan emas dari lacquer, jade dari batu giok, coral, shio dan juga motif chinoiserie yang ikonik dalam putih dan biru.

Tampilannya dikemas modern dengan tren saat ini, yakni diselipkan panel transparan dari bahan sheer atau lace yang feminin sebagai aksen backless atau di antara potongan cutout. Sedangkan siluetnya menarik karena garis yang tegas dan struktural.

Nuansa Peri Hutan dalam Koleksi Terbaru Sebastian Gunawan


Bisnis.com, JAKARTA -- Apa yang Anda bayangkan tentang hutan belantara di malam hari? Sebagian orang mungkin menggambarkannya sebagai sesuatu yang gelap, suram, dan menyeramkan. Belum lagi bayangan soal makhluk-makhluk yang mendiaminya.

Namun, sisi gelap imajinasi soal hutan itu disunting menjadi sesuatu yang berkilauan dan elegan oleh tangan dingin Sebastian Gunawan. Satu-satunya couturier extraordinaire asal Indonesia itu meramu nuansa hutan yang bagaikan negeri fantasi dalam koleksi terbarunya.

Sebagaimana temanya, koleksi bertajuk A Midsumer Nights Dream itu terinspirasi dari karya drama William Shakespeare. Terdapat total 80 set busana yang merefleksikan sentuhan mewah dan elegan khas suami Christina Panarese itu.

Busana Cheongsam Besutan Desainer Lokal


Perayaan Tahun Baru Imlek akan segera berlangsung. Anda yang merayakannya, pasti tak ingin melewatkan momen meriah yang hanya berlangsung satu tahun sekali itu.

Berbagai macam perlengkapan pun telah dipersiapkan mulai busana, makanan, hingga pesta. Gaya busana cheongsam berwarna merah dan emas menjadi ciri khas di tiap perayaan Imlek. Untuk menyambut tahun Monyet Emas kali ini, sejumlah desainer dan label lokal menyuguhkan koleksi cheongsam yang didesain apik.

Sebastian Gunawan Dazzled on a MidSummer Night's Dream


Jakarta. Shakespeare's 15th century romantic comedy "A Midsummer Night's Dream" inspired Indonesian couturier, Sebastian Gunawan, for the spring/summer 2016 collection of his first line.

"When I was choosing the fabrics for this collection, I was drawn to those with unusual floral and foliage designs," said the soft-spoken designer. "[The fabrics] seemed to have transported me to an enchanted forest, like that of the ‘Midsummer Night's Dream.’"

The collection was presented Thursday, Nov 19, in the Ciputra Artpreneur in Kuningan, South Jakarta. For the fashion show, Soeryanto Decoration bedecked its ballroom with exotic flowers, ferns and foliage from floor to ceiling. A chorus of chirping birds and cicadas ushered the guests into Shakespearean mystical forest at the ballroom.

Sebastian presented 80 couture evening gowns and cocktail dresses in the show.

Sunday, January 31, 2016

Galeries Lafayette's Fashiontastic Chinese New Year



THE YEAR 4714 IS JUST AROUND THE CORNER, ACCORDING TO THE CHINESE CALENDAR–AND GALERIES LAFAYETTE ISN’T MONKEYING AROUND WITH ITS FANTASTIC HOLIDAY OFFERINGS.

Until the beginning of the 21st century, observations of the lunar new year in Jakarta were mostly confined to feasts in Chinese households and occasional paper dragons hanging around Chinatown. Fast forward to 2016 and it's a national holiday that calls for fashionable celebrations.

Saturday, January 30, 2016

Inspirasi Budaya Asia Hadir dalam Koleksi Sebastian Gunawan




VIVA.co.id - Sebastian Gunawan meluncurkan karya terbarunya. Kali ini Seba--sapaan akrabny-- meluncurkan 63 koleksi busana yang bertemakan Trasure from The East.

Dalam koleksinya tersebut Seba mengemas busananya dengan seni budaya dan ciri khas Negeri Tirai Bambu. Hal ini adalah untuk menyambut perayaan pergantian Tahun Baru  China.

Keindahan semua koleksinya ini pun terinspirasi dari lima elemen signifikan dari budaya Asia. Beberapa diantaranya, seperti lacquer, jade, coral, the culture (shio) dan porcelain.

Friday, January 29, 2016

Sambut Imlek, Galeries Lafayette Hadirkan Koleksi Desainer Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA- Galeries Lafayette Jakarta menghadirkan sejumlah koleksi desainer Indonesia untuk menyambut Hari Tahun Baru China atau Imlek.

Perayaan Imlek di department store yang berada di Pacific Place akan berlangsung pada 26 Januari hingg 1 Maret 2015, dengan suasana khas Imlek, seperti lampion, hiasan pohon cherry blossom, hingga program lucky angpao.

Selain itu, Galeries Lafayette juga menghadirkan koleksi dari desainer Indonesia ternama, seperti Ghea Panggabean, Ina Thomas, Mel Ahyar, Peggy Hartanto, Sapto Djojokartiko, Stella Rissa, Tex Saverio, VOTUM by Sebastian Gunawan, dan masih banyak lagi.

Harta Karun Belahan Timur dari Sebastian Gunawan

Pagelaran busana "Treasure from The East" dari Sebastian Gunawan di Jakarta, Jumat (29/1/2016) (ANTARA News/Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA News) - Sebastian Gunawan menampilkan busana-busana yang kental dengan budaya Asia lewat pagelaran busana "Treasure from The East" di Jakarta, Jumat malam.

Monday, January 25, 2016

Galeries Lafayette - Fashiontastic Lunar New Year

 
The place that you always want to visit for your Chinese New Year shopping destination has returned  to bring extraordinary style, decoration and sophistication for this prosperous new year. Galeries Lafayette promises to to deliver an exciting and memorable shopping period as the Chinese New Year is welcomed with a series of fantastic offerings. The Spirit of The Year of the Monkey takes Galeries Lafayette to an exciting new collection of their stylish brands.

This year, Galeries Lafayette presents an artsy chinoiserie design and decoration for the Chinese New Year. Escape the city rush by welcoming the New Year surrounded by the elegant and sweet  red-blue decorations inside the store.  Galeries Lafayette also offers you a one-of-a-kind shopping experience with a variety of Chinese New Year programs. Discover exclusive spring collections, tasty cakes and hampers and invaluable festive inspiration for this new year.

Tuesday, December 15, 2015

A Midsummer Night’s Dream Antar Langkah Seba Mendunia

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pasangan desainer Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese memamerkan 80 busana baru koleksi dari first line, atau rancangan lini utama.

Bagi Seba, panggilan akrab Sebastian Gunawan, dan Cristina, peragaan busana itu merupakan penutup aktivitas kreativitas pada tahun 2015, setelah sebelumnya, tepatnya 5 Oktober lalu, keduanya membuai pencinta mode Ibukota lewat persembahan koleksi terbaru dari lini Sebastian Red yang mengusung tema “A Lady’s Portrait”.

Kali ini, dengan luapan energi yang diakui Seba sama dengan peragaan busana sebelumnya, ia dan Cristina mengajak pencinta mode meresapi konsep koleksi barunya yang mengusung tema “A Midsummer Night’s Dream”. Keduanya mengajak masuk pencinta mode ke suasana hutan dan peri-peri dari romansa karya pujangga Inggris William Shakespeare, yang menjadi sumber imajinasi. Suasana itu terasa sejak memasuki ruang peragaan busana di Ciputra Artpreneur Gallery, Jakarta, 19 November lalu, yang “disulap” penata panggung Soeryanto bak hutan temaram. 

Thursday, November 26, 2015

Isi Hutan Cantik Sebastian Gunawan di Peta Problematik-Adibusana

Foto: Herman Zakharia - Liputan6.com
Liputan6.com, Jakarta Sebaran suara tetamu peragaan busana Sebastian Gunawan di foyer Ciputra Artpreneur Gallery redam kala memasuki ruang show yang penuh pepohonan dan bunga layaknya hutan. Dari yang merambat hingga yang menjuntai, hijau maupun ungu tetumbuhan cantik menaungi kursi-kursi tamu yang diatur seturut kelok jalur para perinya berjalan.

Ketentraman mythical dari latar temaram ini hadir sebagai interpretasi Seba (panggilan akrab Sebastian Gunawan) atas lakon A Midsummer Night’s Dream karya sastrawan Inggris yang mashyur di masa Rennaisans abad 16, William Shakespeare. Sekitar pukul 8 malam, undangan yang terdiri dari wajah-wajah ternama kalangan desainer sampai selebriti – dan mereka yang duduk di baris pertama berkontribusi positif pada Yayasan Cinta Anak Bangsa – menyaksikan A Midsummer Night’s Dream gubahan Seba.

Review: "A Midsummer Night's Dream" by Sebastian Gunawan

Lihat koleksi terbaru Sebastian Gunawan yang menampilkan narasi “A Midsummer Night’s Dream” milik Shakespeare dengan sentuhan kerumitan yang indah.

Designer couple, Sebastian Gunawan & Cristina Panarese were after something new for couture this season. Walau sosok Marie Antoinette kembali lagi mereka garap, namunfashion show yang dihelat di Ciputra Artpreneur Gallery pada 19 November 2015 ini merupakan momen penting bagi rumah mode Sebastian Gunawan. Malam itu Sebastian Gunawan yang menerima penghargaan “Best Couture house in Indonesia” dari Asian Couture Federation, menampilkan narasi “A Midsummer Night’s Dream” milik Shakespeare dengan sentuhan kerumitan yang indah. Kekuatan perempuan yang dibalut dengan sisi glamoritas diwujudkan lewat peragaan gaun-gaun cocktail hingga gaun malam yang megah. Set lokasi yang dihiasi oleh bunga-bunga mungkin sepintas mengingatkan pada show Dior Spring 2016, tapi hutan belantara kreasi Sebastian Gunawan sungguh memikat. Semakin menelusurinya, semakin tersesat ke dalam, saya menemukan keindahan yang penuh misteri. Bahkan Bryan Boy yang duduk di barisan depan pun ikut tersihir.


Admittedly, benang merah Marie Antoinette memang banyak mempengaruhi karya-karya Sebastian Gunawan belakangan ini. Esensi dari koleksi kali ini pun rasanya masih sebelas dua belas dengan koleksi “A Lady’s Portrait” dari Sebastian Red & Sebastian Sposa. Tapi untuk yang ini, Sebastian Gunawan berhasil mengintepretasikannya jauh lebih artistik. Gaun-gaun berdetail lipat, kekayaan tekstil dan tekstur yang dihasilkan dari ketrampilan tangan tampak begitu presisi. They’re imagination decides everything. Mulai dari tampilan warna yang menggambarkan cahaya pagi, diwakili dengan warna putih, kuning dan perak kebiruan. Menyongsong sore lewat warna hijau keemasan dan pink keperakan. Dan nuansa hitam keunguan menjadi visual malam hari yang mewah.

Tuesday, November 24, 2015

Sebastian Gunawan - A Midsummer Night's Dream

Daya kretivitas Sebastian Gunawan (Seba) sungguh tak pernah surut. Selalu saja ada gelegak inspirasi yang mampu diwujudkannya menjadi bentuk busana yang indah. Seperti pada 19 November 2015 lalu di Ciputra Artpreneur Galerry, Jakarta. Hari itu Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese seperti menyihir mata para penikmat mode, tatkala melihat 80 busana terbarunya.

Koleksi busana dari lini utama Sebastian Gunawan ini mengalir dengan elok di atas panggung peragaan. Konon, deretan busana yang memikat itu terinspirasi dari drama berjudul A Midsummer Night’s Dream karya William Shakespeare. Buncahan rasa, serta geliat romansa yang ada di dalam karya klasik itu, diterjemahkan Seba pada setiap busananya. Mulai dari gaun-gaun cocktail hingga gaun malam, semuanya memancarkan aura kemewahan yang mampu memberi citra elegan bagi setiap wanita yang mengenakannya.

Monday, November 23, 2015

A Midsummer Night’s Dream Sebastian Gunawan: Dramatisasi Drama

Cerita klasik karya Shakespare menjadi sumber inspirasi koleksi couture Sebastian Gunawan kali ini.

A Midsummer Night’s Dream merupakan sebuah cerita sandiwara komedi klasik yang ditulis William Shakespare sekitar tahun 1590-an. Kisah ini adalah roman percintaan manusia yang melibatkan dunia peri dengan unsur komedi. Terinspirasi oleh itu, Sebastian Gunawan membawa kita ke dalam sebuah panggung yang ditata menyerupai hutan cantik tempat tinggal para peri, khusus untuk menampilkan 80 koleksi busana couture rancangannya.

Sebastian Gunawan "A Midsummer Night's Dream"


Just a few days ago, Asian Couture Federation's Elite / Extraordinaire Designer and Best Indonesian Couturier,Sebastian Gunawan just showcased their latest couture collection "A Midsummer Night's Dream" at Ciputra Artpreneur and in case you've missed the wonderful show, yours truly is here to share some pictures of the beautiful pieces that I managed to capture, enjoy :)

Kindly pay attention to details, textures and silhouette; the dynamic duo Sebastian Gunawan himself and his beloved wife Cristina Panarese always know how to captivate the audience and left them breathless, they know how to make dreams into reality, they create real life fairytale. As I said before, words can't even describe how amazing the collection is and even amazing would be an understatement right now. See for yourself and get ready to be amazed :)

Saturday, November 21, 2015

“A Midsummer Night's Dreams” | Keanggunan di Hutan Sebastian Gunawan

Jakarta - Kisah A Midsummer Night's Dream karya penulis terkenal William Shakespeare mengilhami desainer Sebastian Gunawan untuk menghadirkan pagelaran busana yang menawan dengan berlatarkan hutan cantik yang magis.

“Saya dan Christina Panarese membayangkan ada kejadiannya di hutan yang enchanted dan ada dua pasang manusia yang tengah jatuh cinta. Cinta mereka digoda oleh peri-peri di hutan,” ujar Sebastian saat ditemui seusai fashion show di Jakarta, Kamis (19/11).

Seba, panggilan akrab Sebastian Gunawan, menyulap tempat pertunjukkannya di Ciputra Artpreneur Jakarta. Catwalk malam itu ditutupi oleh pohon dan dedaunan di seluruh dinding hingga langit-langitnya menjadi hutan cantik. Penataan lampu warna-warni dan juga suara efek burung-burung berkicau dan aliran air sungai menambah atmosfer magis.

Friday, November 20, 2015

Sebastian Gunawan Pamerkan Koleksi Busana Terbaru

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah model membawakan busana rancangan desainer Sebastian Gunawan dan istrinya, Christina Panarese di Jakarta, Kamis (19/11/2015). Peragaan busana tersebut terinspirasi buku Shakespeare yang berjudul A Midsummer Night's Dream. MI/Arya Manggala

Drama Shakespare dalam Imajinasi Sebastian Gunawan


DRAMA A Midsummer Night’s Dream karya William Shakespeare rupanya membuat kesan bagi seorang Sebastian Gunawan. Bahkan, drama romantis tersebut berhasil membangkitkan imajinasi Sebastian Gunawan, yang kemudian diwujudkan melalui sebuah karya terbaru.

Bertempat di Artprenuer, Ciputra World, Jakarta, Seba- sapaan akrabnya, bersama sang istri, Cristina Panarese mempersembahkan 80 busana dari lini utama, Sebastian Gunawan.

“Awalnya dari cerita Shakespeare, ceritanya ada dua pasang yang jatuh cinta kemudian mereka ke hutan lalu tergoda oleh peri,” ujar Seba usai peragaan busana di Ciputra World, Jakarta, Kamis, 19 November 2015.