Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts

Friday, February 5, 2016

Pesona Cheongsam Dalam Siluet Struktural & Motif Print dari Sebastian Gunawan

 
Jakarta, - Taman lampion di langit-langit dan gerbang besar bergaya China, desainer Sebastian Gunawan membawa penikmat mode masuk melihat 'harta karun' dari negeri timur lewat karya terbarunya untuk menyambut Tahun Baru China. Bukan hanya para tamu yang bergaya dengan cheongsam malam itu, namun juga model di runway yang membawakan 63 koleksi busana Seba terbaru di Thamrin Nine Ballroom, Jumat (29/1/2016) malam lalu.

Siluet bergaya cheongsam mendominasi rangkaian koleksi ini. Namun di tangan Seba, cheongsam klasik mendapat sentuhan lima elemen yang kental budaya Asia seperti kolaborasi warna hitam dan emas dari lacquer, jade dari batu giok, coral, shio dan juga motif chinoiserie yang ikonik dalam putih dan biru.

Tampilannya dikemas modern dengan tren saat ini, yakni diselipkan panel transparan dari bahan sheer atau lace yang feminin sebagai aksen backless atau di antara potongan cutout. Sedangkan siluetnya menarik karena garis yang tegas dan struktural.

Nuansa Peri Hutan dalam Koleksi Terbaru Sebastian Gunawan


Bisnis.com, JAKARTA -- Apa yang Anda bayangkan tentang hutan belantara di malam hari? Sebagian orang mungkin menggambarkannya sebagai sesuatu yang gelap, suram, dan menyeramkan. Belum lagi bayangan soal makhluk-makhluk yang mendiaminya.

Namun, sisi gelap imajinasi soal hutan itu disunting menjadi sesuatu yang berkilauan dan elegan oleh tangan dingin Sebastian Gunawan. Satu-satunya couturier extraordinaire asal Indonesia itu meramu nuansa hutan yang bagaikan negeri fantasi dalam koleksi terbarunya.

Sebagaimana temanya, koleksi bertajuk A Midsumer Nights Dream itu terinspirasi dari karya drama William Shakespeare. Terdapat total 80 set busana yang merefleksikan sentuhan mewah dan elegan khas suami Christina Panarese itu.

Busana Cheongsam Besutan Desainer Lokal


Perayaan Tahun Baru Imlek akan segera berlangsung. Anda yang merayakannya, pasti tak ingin melewatkan momen meriah yang hanya berlangsung satu tahun sekali itu.

Berbagai macam perlengkapan pun telah dipersiapkan mulai busana, makanan, hingga pesta. Gaya busana cheongsam berwarna merah dan emas menjadi ciri khas di tiap perayaan Imlek. Untuk menyambut tahun Monyet Emas kali ini, sejumlah desainer dan label lokal menyuguhkan koleksi cheongsam yang didesain apik.

Saturday, January 30, 2016

Luncurkan Koleksi Dinnerware

Tanggal 26 Januari 2016 kemarin, Sebastian Gunawan resmi meluncurkan koleksi dinnerware dengan tema “Dine With Me”. Acara yang diadakan di Tugu Kunstring Palais, Menteng, Jakarta ini menjadi sebuah kerja sama abru antara Sebastian Guanwan dengan department store SOGO.

Dengan dua detil dan warna berbeda, Sebastian Gunawan dan SOGO menyiapkan dua koleksi berbeda dengan nama Blue Blood dan Tree of Life.

Inspirasi Budaya Asia Hadir dalam Koleksi Sebastian Gunawan




VIVA.co.id - Sebastian Gunawan meluncurkan karya terbarunya. Kali ini Seba--sapaan akrabny-- meluncurkan 63 koleksi busana yang bertemakan Trasure from The East.

Dalam koleksinya tersebut Seba mengemas busananya dengan seni budaya dan ciri khas Negeri Tirai Bambu. Hal ini adalah untuk menyambut perayaan pergantian Tahun Baru  China.

Keindahan semua koleksinya ini pun terinspirasi dari lima elemen signifikan dari budaya Asia. Beberapa diantaranya, seperti lacquer, jade, coral, the culture (shio) dan porcelain.

Friday, January 29, 2016

Sambut Imlek, Galeries Lafayette Hadirkan Koleksi Desainer Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA- Galeries Lafayette Jakarta menghadirkan sejumlah koleksi desainer Indonesia untuk menyambut Hari Tahun Baru China atau Imlek.

Perayaan Imlek di department store yang berada di Pacific Place akan berlangsung pada 26 Januari hingg 1 Maret 2015, dengan suasana khas Imlek, seperti lampion, hiasan pohon cherry blossom, hingga program lucky angpao.

Selain itu, Galeries Lafayette juga menghadirkan koleksi dari desainer Indonesia ternama, seperti Ghea Panggabean, Ina Thomas, Mel Ahyar, Peggy Hartanto, Sapto Djojokartiko, Stella Rissa, Tex Saverio, VOTUM by Sebastian Gunawan, dan masih banyak lagi.

Harta Karun Belahan Timur dari Sebastian Gunawan

Pagelaran busana "Treasure from The East" dari Sebastian Gunawan di Jakarta, Jumat (29/1/2016) (ANTARA News/Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA News) - Sebastian Gunawan menampilkan busana-busana yang kental dengan budaya Asia lewat pagelaran busana "Treasure from The East" di Jakarta, Jumat malam.

Wednesday, January 27, 2016

Jelang Imlek, Sebastian Gunawan Luncurkan Koleksi Dinnerwear

Dinnerware yang khusus ia rancang ini, menghadiri sentuhan detil pola dan warna khasnya dengan tema Blue Blood dan Tree of Life yang memiliki arti berbeda.


Suara.com - Dikenal sebagai desainer busana yang selama ini begitu populer, menyambut Tahun Baru Imlek, Sebastian Gunawan menghadirkan karya terbarunya, yakni dinnerware eksklusif yang begitu cantik dan elegan.

Dinnerware yang khusus ia rancang ini, menghadirkan sentuhan detil pola dan warna khasnya dengan tema Blue Blood dan Tree of Life yang memiliki arti berbeda

Sebastian Gunawan Ekspansi ke Produk Dinner Ware

20160126_154406_resized

Sebastian A. Gunawan, desainer fesyen yang terkenal dengan busana-busana mewahnya di Indonesia maupun internasional,  kali ini ia meluncurkan hasil karya terbarunya yaitu dinner ware atau peralatan makan.  Menawarkan dua tema besar untuk set dinnerwarer bergaya glamour untuk menyambut Tahun Baru China dengan dua tema yakni Blue Blood dan Tree of Life. Koleksinya tersebut merupakan hasil kerja sama antara St. James Ceramic Tableware, dan Sogo Dept. Store

Bukan Baju, Ini Karya Baru Desainer Sebastian Gunawan


Tidak mengeluarkan koleksi busana, Sebastian Gunawan kali ini meluncurkan koleksi dinnerware eksklusif
Dream- Desainer kondang, Sebastian Gunawan kembali hadir dengan karya terbaru. Berbeda dari sebelumnya, Sebastian kali ini tidak mengeluarkan rancangan baju melainkan meluncurkan koleksi dinnerware eksklusif yang hanya dijual di Sogo Dept.

Tuesday, January 26, 2016

Sambut Tahun Baru China, Sebastian Gunawan Desain Perangkat Makan Eksklusif

 
 
Jakarta - Sebastian Gunawan tak hanya piawai melukis pola sebagai gaun-gaun indah. Kini kreativitasnya ditampilkan dengan merancang di atas media lain, yakni keramik sebagai koleksi perangkat makan eksklusif terbaru.

Ini mungkin bukan yang pertama baginya membuat rancangan di atas keramik. Melihat dari perjalanan karyanya terdahulu, desainer kelahiran 1967 itu sebelumnya pernah berkolaborasi bersama perusahaan air minum untuk merancang seri botol kaca eksklusif.

Koleksi Dinner Ware Jutaan Rupiah Sebastian Gunawan


Jika biasanya Seba mendesain adibusana, kini ia bekerjasama mendesain perlengkapan makan mewah.

Money.id - Tidak seperti biasa merancang karya adibusana, Desainer Sebastian Gunawan meluncurkan dua koleksi dinner ware (perlengkapan makan) eksklusif bekerja sama dengan salah satu industri keramik ternama, St. James. Sebastian Gunawan atau biasa dikenal dengan SeBa mendesain dinner ware untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2016.

Sunday, January 17, 2016

Mengenal Sosok Desainer Sebastian Gunawan

Bagi pencinta fashion tanah air, siapa yang tak kenal high-fashion designer, Sebastian Gunawan atau Seba (sapaan akrabnya). Suami Cristina Panarese ini juga dikenal sebagai Asian Couturier Extraordinaire oleh Asian Couture Federation. Sebastian yang lahir di Jakarta, 2 Juli 1967 mempelajari seni fashion di sekolah mode Susan Budiardjo sebelum pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat.

Merasa ingin terus meningkatkan pengetahuannya di bidang fashion, ia kemudian pindah ke Instituto Artistico Dell Abbigliamento Marangoni di Milan, Italia. Sepulangnya dari kota adibusana, Milan, ia mendirikan rumah modenya sendiri dan meluncurkan koleksi pertamanya bernama, “Sebastian Gunawan”, di tahun 1993.

Ayah satu anak ini juga dikenal lewat hasil sketsanya yang sudah sering dibuatnya sejak duduk di bangku sekolah menengah. Bisa dibilang, talenta inilah yang membuatnya tertarik untuk fokus di bidang fashion. Selama kariernya, Sebastian Gunawan sering menggunakan beads, crystals, sequins, dan batu mulia di setiap koleksi gaun malamnya. Kini, desainer yang telah bergabung ke dalam Indonesian Fashion Designers Association ini tak berhenti memberikan kontribusinya pada industri fashion tanah air.

Tuesday, December 15, 2015

A Midsummer Night’s Dream Antar Langkah Seba Mendunia

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pasangan desainer Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese memamerkan 80 busana baru koleksi dari first line, atau rancangan lini utama.

Bagi Seba, panggilan akrab Sebastian Gunawan, dan Cristina, peragaan busana itu merupakan penutup aktivitas kreativitas pada tahun 2015, setelah sebelumnya, tepatnya 5 Oktober lalu, keduanya membuai pencinta mode Ibukota lewat persembahan koleksi terbaru dari lini Sebastian Red yang mengusung tema “A Lady’s Portrait”.

Kali ini, dengan luapan energi yang diakui Seba sama dengan peragaan busana sebelumnya, ia dan Cristina mengajak pencinta mode meresapi konsep koleksi barunya yang mengusung tema “A Midsummer Night’s Dream”. Keduanya mengajak masuk pencinta mode ke suasana hutan dan peri-peri dari romansa karya pujangga Inggris William Shakespeare, yang menjadi sumber imajinasi. Suasana itu terasa sejak memasuki ruang peragaan busana di Ciputra Artpreneur Gallery, Jakarta, 19 November lalu, yang “disulap” penata panggung Soeryanto bak hutan temaram. 

Thursday, November 26, 2015

Isi Hutan Cantik Sebastian Gunawan di Peta Problematik-Adibusana

Foto: Herman Zakharia - Liputan6.com
Liputan6.com, Jakarta Sebaran suara tetamu peragaan busana Sebastian Gunawan di foyer Ciputra Artpreneur Gallery redam kala memasuki ruang show yang penuh pepohonan dan bunga layaknya hutan. Dari yang merambat hingga yang menjuntai, hijau maupun ungu tetumbuhan cantik menaungi kursi-kursi tamu yang diatur seturut kelok jalur para perinya berjalan.

Ketentraman mythical dari latar temaram ini hadir sebagai interpretasi Seba (panggilan akrab Sebastian Gunawan) atas lakon A Midsummer Night’s Dream karya sastrawan Inggris yang mashyur di masa Rennaisans abad 16, William Shakespeare. Sekitar pukul 8 malam, undangan yang terdiri dari wajah-wajah ternama kalangan desainer sampai selebriti – dan mereka yang duduk di baris pertama berkontribusi positif pada Yayasan Cinta Anak Bangsa – menyaksikan A Midsummer Night’s Dream gubahan Seba.

Tuesday, November 24, 2015

Sebastian Gunawan - A Midsummer Night's Dream

Daya kretivitas Sebastian Gunawan (Seba) sungguh tak pernah surut. Selalu saja ada gelegak inspirasi yang mampu diwujudkannya menjadi bentuk busana yang indah. Seperti pada 19 November 2015 lalu di Ciputra Artpreneur Galerry, Jakarta. Hari itu Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese seperti menyihir mata para penikmat mode, tatkala melihat 80 busana terbarunya.

Koleksi busana dari lini utama Sebastian Gunawan ini mengalir dengan elok di atas panggung peragaan. Konon, deretan busana yang memikat itu terinspirasi dari drama berjudul A Midsummer Night’s Dream karya William Shakespeare. Buncahan rasa, serta geliat romansa yang ada di dalam karya klasik itu, diterjemahkan Seba pada setiap busananya. Mulai dari gaun-gaun cocktail hingga gaun malam, semuanya memancarkan aura kemewahan yang mampu memberi citra elegan bagi setiap wanita yang mengenakannya.

Monday, November 23, 2015

A Midsummer Night’s Dream Sebastian Gunawan: Dramatisasi Drama

Cerita klasik karya Shakespare menjadi sumber inspirasi koleksi couture Sebastian Gunawan kali ini.

A Midsummer Night’s Dream merupakan sebuah cerita sandiwara komedi klasik yang ditulis William Shakespare sekitar tahun 1590-an. Kisah ini adalah roman percintaan manusia yang melibatkan dunia peri dengan unsur komedi. Terinspirasi oleh itu, Sebastian Gunawan membawa kita ke dalam sebuah panggung yang ditata menyerupai hutan cantik tempat tinggal para peri, khusus untuk menampilkan 80 koleksi busana couture rancangannya.

Saturday, November 21, 2015

“A Midsummer Night's Dreams” | Keanggunan di Hutan Sebastian Gunawan

Jakarta - Kisah A Midsummer Night's Dream karya penulis terkenal William Shakespeare mengilhami desainer Sebastian Gunawan untuk menghadirkan pagelaran busana yang menawan dengan berlatarkan hutan cantik yang magis.

“Saya dan Christina Panarese membayangkan ada kejadiannya di hutan yang enchanted dan ada dua pasang manusia yang tengah jatuh cinta. Cinta mereka digoda oleh peri-peri di hutan,” ujar Sebastian saat ditemui seusai fashion show di Jakarta, Kamis (19/11).

Seba, panggilan akrab Sebastian Gunawan, menyulap tempat pertunjukkannya di Ciputra Artpreneur Jakarta. Catwalk malam itu ditutupi oleh pohon dan dedaunan di seluruh dinding hingga langit-langitnya menjadi hutan cantik. Penataan lampu warna-warni dan juga suara efek burung-burung berkicau dan aliran air sungai menambah atmosfer magis.

Friday, November 20, 2015

Sebastian Gunawan Pamerkan Koleksi Busana Terbaru

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah model membawakan busana rancangan desainer Sebastian Gunawan dan istrinya, Christina Panarese di Jakarta, Kamis (19/11/2015). Peragaan busana tersebut terinspirasi buku Shakespeare yang berjudul A Midsummer Night's Dream. MI/Arya Manggala

Drama Shakespare dalam Imajinasi Sebastian Gunawan


DRAMA A Midsummer Night’s Dream karya William Shakespeare rupanya membuat kesan bagi seorang Sebastian Gunawan. Bahkan, drama romantis tersebut berhasil membangkitkan imajinasi Sebastian Gunawan, yang kemudian diwujudkan melalui sebuah karya terbaru.

Bertempat di Artprenuer, Ciputra World, Jakarta, Seba- sapaan akrabnya, bersama sang istri, Cristina Panarese mempersembahkan 80 busana dari lini utama, Sebastian Gunawan.

“Awalnya dari cerita Shakespeare, ceritanya ada dua pasang yang jatuh cinta kemudian mereka ke hutan lalu tergoda oleh peri,” ujar Seba usai peragaan busana di Ciputra World, Jakarta, Kamis, 19 November 2015.